Bab. 11 - Intens (Bagian 2)

1603 Kata

Bukan hanya dapur yang sering panas akibat kompor menyala Kadang, hati juga bisa memanas akibat cemburu yang merajalela... *** Akhirnya keduanya pun makan bersama. Sesekali mereka membahas tentang pendapat di hari pertama bekerja. Disya pun tak sungkan mengatakan semuanya. Tentang perlakuan teman-temannya padanya. Ia tak menganggap hal itu sebagai sebuah aduan. Namun ia merasa nyaman tanpa sadar, ketika mencurahkan segala isi hatinya kepada pria dihadapannya ini. Karena saat berbicara dengan Abrar, Disya tidak menganggap sosok Abrar sebagai atasannya. Akan tetapi ia menganggap Abrar sebagai teman bicaranya alias teman keluh kesahnya. Benar saja dugaan Disya sebelumnya. Usai makan siang, gosip aneh-aneh langsung menyebar luas. Terlebih dari mulut Risma dan Lusi yang memang terlihat tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN