Chapter 48: Out Side

1446 Kata

Pagi ini tidak seperti biasanya mata coklat terang itu tampak bersinar di bagi hari, hembusan angin yang masuk lewat jendela kamarnya membuat tubuh kecil itu mulai bangkit dari tempat nya dan berjalan menuju balkon kamarnya, menatap pemandangan kota kecil yang jail lebih indah. Alana meregangkan tubuhnya, tangan nya tergerak mengumpulkan setiap helai rambut nya dan mengikat nya menjadi satu, gerakan halus itu tanpa sadar berhasil membuat dua orang pria yang menatapnya dari jauh menelan saliva nya dengan susah payah. Getaran pada ponsel-nya membuat Alana tersadar untuk sesaat, di ambilnya benda pipih yang berada di atas meja balkon, ada dua pesan dan satu panggilan tak terjawab dari Liam. Pria itu sejak kemarin terus menghubungi nya dan mengirim kan nya pesan, tapi ia bahkan tidak membuka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN