Sinar matahari yang masuk lewat celah jendela membuat wanita berambut coklat terang itu menggeliat dari tidurnya, hembusan angin pagi yang sangat sejuk menerpa wajah Alana membuat kedua kelopak mata itu terbuka. Alana tersenyum lebar saat pemandangan pagi hari yang di balik kaca kamar langsung menyambut matanya, burung yang berkicau seolah menjadi nyanyian sambutan lagi yang indah. Hujan lebat yang turun semalam ternyata meninggalkan keindahan di pagi hari yang menenangkan. "Pagi yang indah—" Alana baru saja akan meregangkan tubuhnya hingga sebuah tangan kekar melingkar di pinggang nya di susul dengan seru nafas hangat yang menyentuh lehernya. Tubuh nya menegangkan seketika saat matanya berusaha melirik kebelakang dan menemukan sosok Liam yang tertidur di samping nya dengan wajah polos

