Chapter 22: Stay

929 Kata

Alana menatap jalanan kota yang tampak jauh lebih sepi dari biasanya, seperti malam sudah semakin larut membuat hanya ada beberapa mobil yang berlalu lalang. Mobil hitam Liam berbelok menuju sebuah jalan yang memiliki satu ujung di sana, Alana menatap ragu Liam yang masih fokus mengemudi, hanya tinggal beberapa meter lagi sebelum mobil hitam itu sampai di gerbang utama. "Hentikan mobilnya!" Ucap Alana gusar sambil menggaruk kepalanya frustasi. Liam melirik Alana dengan alis berkerut tidak mengerti. "Kenapa? Kita ham—" "Hentikan saja cepat!" Teriak Alana membuat Liam mengerem mobilnya mendadak. "s**t! Ada apa dengan mu?!" Liam menatap Alana bingung. Alana menautkan jari-jarinya bingung, entah apa yang harus ia katakan kepada Liam. Alana bingung, ia tidak mungkin bercerita tentang diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN