Kegilaan Itomi (21+)

1658 Kata
Hari ini Bibi Ana dan teman kantornya akan makan malam bersama dengan rekan-rekan lainnya kesukseasaan proyeknya. "Ma, aku akan pulang terlambat hari ini,"seru bibi anaa kepada nenek Sonoko sedang ashik menonton tv diruang tamu. "Ada acara apa,Na?" kata nenek kepada.bibi ana. " Pak Alvian mengajak kami semua makan bersama,ma." kata Bibi ana dengan nada senang. "Baiklah, kau hati-hati jangan terlalu malam sekali pulangnya, ingat kau.masih gadis, berhati-hatilah.kepada pria karena tidak semuanya baik. Mama takut.kecewa lagi setelah Gunawan berselingkuh,"kata Nenek Sonoko dengan tatapan sedikit sendu. "Aku baik-baik sajah sekarang,ma. Aku juga tidak macam-macam lagi pula mereka semua bukan orang seperti itu, lagipula mengenal rekan-rekan kerjaku." kata Bibi ana dengan tegas. "Baiklah, mama hanya sedikit khawatir," kata Nenek Sonoko lagi. "Aku sangat senang dan bahagiakan sekarang aku bisa membuktikan kinerjaku," kata Bibi Ana dengan semangat penuh. "Baikalah, apa kau tidak mau memulai karirmu ke perusahaan papamu sajah?" ujar Nenek Sonoko kepada bibi Ana. " akh, aku merasa bahagia dengan pekerjaanku yang sekarang,ma"kata Bibi anan dengan senyum seumaringah. " Aku tahu, tak bisakah kau mengurus perusahaan peninggalan Papamu sajah?"kata Nenek Sonoko dengan sedikit tegas. "Hem, seperti masih belum mau dan berfikir kesitu," kata Bibi Ana dengan senyuman. "Aku tidak akan.memaksamu lagi, kau juga punya bagian dalam saham disana Ana." kata Nenek Sonoko dengan nada tegas. "Biarkan Kakak mengurusnya dan kakak ipar mereka lebih ahli dalam dunia itu."kata bibi ana dengan penuh semangat. "Jika ada rapat pemegang saham mama hanya ingin kau mengikutinya,kau juga ahli warisnya,"kata nenek Sonoko mengingatkan lagi. "Aku mohon,ma. Jangan bilang identitasku kepada siapapun, aku ngak.mau kalau seseorang jatuh cinta memanfaatkan diriku memenuhi ambisinya." kata Bibi ana lagi dengan penuh semangat. Setelah itu bibi Ana pergi dan meninggalkan ibunya pekerjaan telah menunggunya di kantor. Alvian wijaya bosnya kelihatan sangat gelisah hari ini,sebelumnya dia tak pernah merasa gelisah seperti ini. Alvian sengaja menyiapkan makan malam dijadwalkan ulang karena Bibi Ana tidak bisa hadir tempo hari. "Bagaimana persiapaan acara disana,"kata Alvian kepada sesorang di sebrang sana. "Sempurna pak, kami akan mengirimkan detailnya kepada bapak sebentat lagikami tinggal.menata beberapa alat malan dan bunga seperti pesanan,bapak." kata sipenerima telepon itu. "Aku tunggu, jangan buat saya kecewa. Saya adalah pengguna member VIP di sana." kata Alvian menegaskan sekali lagi. Setelah menutup teleponnya Alvian Langsung mentransfer sejumlah uang yang telah dia janjikan kepada pemilik restoran tersebut. Senyum.mengembang dikedua pipinya seakan dunia milik dia seutuhnya.Setelah pekerjaan Alvian selesai dia mengintip dari balik kaca yang bisa transparan hanya jika dia menekan tombolnya. Bibi ana dilihatnya telaten dengan berbagai proyek kerjasama terlebih sekarang perusahaan mereka sedang mengalami peningkatan pesat karena Ana berhasil mendapatkan hati para pecinta kosmestik di Indonesia dengan mengundang Influcer berpengaruh. Kemudian setelah semua karyawan bersiap pergi ke acara Big Party garden alvian sengaja menunggu Ana. Menyenderkan tubuhnya atletis dibahu mobilnya. "Hai,pak? mengapa bapak ada di sini bukankah semuanya sudah pergi ke Big Party Galery? kata Ana kaget melihat Alvian. "Owh, ehem,sebenernya saya menunggu kamu daritadi, apakah kamu keberatan ikut semobil dengan saya?" ujar Alvian menawarkan diri. "Maaf pak, tapi bukankah pak Alvian selalu bersama Pak Teja supir pak Alvian? memang dia tidak keberatan dan merasa terganggu dengan kehadiran saya?" kata ana sesopan mungkin. "Begini, aku rasa kau tidak perlu lhawatir sekarang karena Pak Teja sedang ada urusan mendesak jadi dia meminta ijin saya pulang. Lagipula tidak baik perempuan berjalan sendirian."kata Alvian dengan tegas. "Hem,baiklah. Mohon maaf yah pak apabila merepotkan bapak." kata ana tersenyum. "Ehemmm.... Baik. Lagipula Saya sepatutnya sebagai atasan yang baik mengantar dan.memulangkan anda sebaik mungkin. Anggap sajah sebagai bonus keberhasilan konerjamu dikantor," kata Alvian dan membukakan pintu disamping mobilnya untuk Ana. Alvian dan Ana pun segera membelah jalanan kota Jakarta dan mereka sampai di Big Party Galeri. Banyak mata bingung sekaligus takjub dengan ke2nya selain Alvian adalah CEO perusahaan mereka terkenal gagah dan tampan walaupun usianya sudah 35 tahun tidak.mengurangi ketampanananya dengan tubuh atletis bak binaragawan. Alvian sangat menjaga kesehatan dan pola tidurnya walaupun dia penggila pekerjaan. Ana terlihat cantik dengan balutan gaun berwarna peach dengan d**a berbentuk V serta kedua anting di telinganya dengan merk Channel. Sungguh mereka berdua adalah raja dan ratu malam ini. Mereka berdua menghabiskan waktu dengan mengobrol bersama rekan-rekannya. ************ Ditempat lain, Itomi sudah mereservasi Hotel yang berada di tengah kota Jakarta bernama Big Thamrin. Itomi berencana merayakan keberhasilan dari para rekannya setelah membuat Hana Yunanda hengkang dari perusahaannya. Merasa puas karena kinerja Sonoko dibilang cukup profesional dalam waktu cepat membuat profit perusahaannya naik. Rencana sudah dilaksanakan ini sudah diberitahukan kepada Nakano. Reservasi sidah dilakukan bebberapa karyawan bekerja seperto bisa termasuk Sonoko. "Moshi-moshi,otosan Gengo de no nyusu?" ujar Sonoko kepasa Otosan. "Moshi-moshi,Genkidesu. O bāchan wa dōdesu ka?" ujar Otosan dengan khawatir. "O bāchan, oba to watashi wa totemo nakagaiidesu,Kyō wa kaisha no tomodachi to shokuji ni ikimasu."kata Sonoko dengan gembira. "Genkida to kiite ureshīdesu. Raishū o ukagai shimasu. Mata raishū o ai shimashou." ujar Otosan dengan mata berbinar diujung teleponnya. "Mochiron, minasama no okoshi o kokoroyori omachi shite orimasu. Hontōni sabishīdesu," ujar Sonoko dengan riang sambil mengucapkan salam perpisahan kepada Otosan. Setelah itu Sonoko mulai mempersiapkan diri untuk pesta nanti malam walaupin dadakan untungnya dia selalu membawa baju dress biru yang ditaruhnya dikantor. Sementara itu Itomi segera menyuruh para karyawan bersiap karena pesta akan dimulai di jam 19.00 wib,dengan semangat para karyawan memulai acra dandan mereka. Ditoilet wanita banyak para staf yang merias dirinya sendiri dan dibantu teman-temannya. Kebanyakan dari mereka sudah sering membawa baju ganti atau sekedar membawa dress karena kantor mereka sangat unik. Terkadang ada pesta dadakan dan meeting dadakan sehingga tidak heran banyak karyawan tidak keberatan dengan pesta dadakan kali ini. Itomi tiba dengan menggunakan Mobil Mercynya dan dia memakai Tuxedo abu-abu dan putih.Nakano yang berada disampingnya juga turut turun acara pesta dadakan ini merupakan hasil racangannya dan Itomi. Segala sesuatunya telah dia persiapkan dan Ramen dan Hot Pot selalu menjadi menu andalan. Sake juga ada diacara hari ini, setelah semuanya berkumpul. Itomi memberi kata sambutan. "Kepada para rekan-rekan semua,sebelum acara dimulai,mari kkta sambut bos kita,"kata MC audince anton. "Terimaksih sudah datang diacara ini para rekan-rekan semuanya,"ujar Itomi dengan bangga. "Iyahhh,pak terimaksih kembali" serentak semua karyawan berada disana. "Hari ini kita akan merayakan keberhasilan.projek kita yang sukses pada minggu pertama,terimaksih atas kerja keras kalian semua. Terutama kepada.model kita Sonoko bersedia menggantikan Hana sebgai Model Utama kita dan berikan tepuk tangan meraih bagi Sonoko, silahkan naik kepanggung Sonoko."ujar Itomi dengan.penuh senyuman. "Baik, semuanya ayo kita sambut Sonoko,"ujar MC acara itu bernama Anton dengan sumaringah. Sonoko yang tadi sedang menikmati dessert cake cokelat kaget merasa dipanggil.Semua teman-teman make up artisnya menyuruhnya naik kepanggung,Sonoko buru-buru menghabiskan makananya. Sonoko menaiki pangging dengan hati-hati karena dia memakai higheels. Sonoko menyambut ukuran mic dari sang Mc dengan tatapan kaget namun dia berusaha menguasai dirinya sendiri. "Terimaskih karena semuanya mendukung karirku saat ini. Mereka rekan-rekan seprofesi, para Make up artis,Fotografer dan staf lainnya. Saya tidak mungkin berada disini tanpa bantuan kalian,sekali lagi saya mengucapkan terimaksih."ujar Sonoko kepada semua staf dengan tulus. Setelah kata sambutan tersebut Sonoko kembali turun dati panggung dan dia melanjutkan meminum sake setelah makan ramen dan sedikit nasi bento. Sonoko berjalan dengan sedikit terhuyung dan Itomi juga sedang oleng karena terlalu banyak minum walaupun Nakano seudah memperingatkan. Itomi segera ketoilet dan mencuci mukanya agar tetap sadar namun sayang. Kesadarannya mulai menipis dan badannya mulai terasa panas entah.mengapa,padahal dia suka meminum sake namun kali ini reaksinya berbeda. Sonoko yang juga sedang oleng pun setelah mencuci muka sedikit keluar daei toilet. Sonokopun tiba-tiba menabrak seseorang,laki-laki itu menatap Sonoko seprti orang kelaparan. "Apa yang kau lakukan?"akhh... kau menyakitiku mengapa kau.menarik tanganku?"ujar Sonoko kesal karena dipaksa mengikuyi langkah laki-laki itu. "Diam kau jangan seprti itu kau berisik sekali.... kau ini milikku malam ini, mari kita melakukan sesuatu menarik,sayang"kata Laki-laki itu tidak lain merupakan Itomi atasan Sonoko dia seperti orang haus belaian karena orbat perangsang. "A....pa..... tidak aku bukan wanita sepeti itu, lepaslan aku"ujar Sonoko namun tiba-tiba Itomi mencium bibir Sonoko seakan melupakan jarak dan tatapan orang-orang keheranan. Cupcup muach.... "Bibirmu seksi sekali sayang, aku tidak sabar mencicipinya,apalagi dadamu kelihatan menggoda imanku,"serak Itomi sudah mulai bernafsu. Dia telah memesan satu kamar presiden suite. Itomi memencet gombol lift kelantai4 dan kamar 402 dimana diaakan menghabiskan malam panas dengan Sonoko. setelah lift tertutup tangannya mulai meremas-remas gundukan kenyal Sonoko dengan nakal dan memilintirnya. Sonoko awalnya merasa ketakutan pelan-pelan mulai mendesah mebuat Itomi menjadi lebih b*******h. Setelah lift sampai itomi memgendong tubuh Sonoko mulai terlihat lemah karena permainan erotisnya tadi. Itomi kemudian membuka kamr dengan dibantu staf hotel sudah menunggunya. Itomi kemudian meberikan tips kepada staf tersebut dan menyuruhnya segera pergi. Bagi sianga lapar dan tidak tahan.memangsa dia mulai melucuti sendiri pakiannya, Sonoko setengah sadar berusaha untuk mempertahakan diri. Namun gemaga Itomi lebih besar dari dirinya. Sonoko pasrah setelah Itomu berhasil Membuka seluruh bajunya dan mengikat kedua tangan Sonoko di Ranjang. "Sayang..... aku akan memulai permainan kita,"seloroh itomi dengan mata sayunya. "Akh...akh... hentikan kau membuatku geli,"kata Sonoko kepada Itomi. "Ini permulaan sayang, buka kakimu sedikit lebar aku ingin memberikan sesuatu tak terlupakan disana,"kata Itomi dengan semangat nafsunya. "Akhh.... kau sudah menyesal kedua d*d*ku apa lagi dan kau memelintirnya," lirih Sonoko sudah terbuai nafsu. "Akh.... kau sungguh nikmat ini pertama bagimukah,sayang?" ujar Itomi dengan.penuh semangat dia meninggalkan banyak kissmark. Kemudian Itomi turun ke bagian sensitive Sonoko mengecap dan menghisap organesme Sonoko disana. "Akh.... akh...akh... ouchh aku mau pipis,"ujar Sonoko dengan kabut nafsu. "Pipislah.... tidak apa aku akan.menghisap seluruh cairanmu kata Itomi dengan bangga. Itomi kemudian mengafahkan kejantannya ke pintu surgawi Sonoko setelah mengesekkannya berapa kali dipangkal paha Sonoko. "akh....akh..akh...ceoat lakukan,"ujar Sonoko.mulai Nakal. "Baiklah aayang as your wish sayang,"ujar Itomi dan mulai memasukan kejatannya kedalam ointu surgawi Sonoko. Itomi merasakan sensasi seperti kesusahan saat mendorong Tuan kecilnya itu seperti ada yang mengganjal. "akh... sakit.... aku tidak mau.... kau.mebelahku.menjadi dua bagian...."ujar Sonoko yang mengcengkram bahu Itomi.dengan kencang. "Ya Tuhan....ini pertama.bagimu aayang?" uar Itomi kaget namun dia tidak bisa menghemtikan aktivitasnya kembali memang sudah tanggung. Kemudian dia menviumi Sonoko dengan terus memasukkan kejantannya,setelah berhasil dia kemudian menghentikan aksinya sebentar agar Sonoko terbiasa. Kemudian dia mulai mengatur ritmenya dengan baik karena Sonoko sekarang makin memdesah keenakan setelah Itomi berhasil.membobok ke******nnya Sonoko.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN