Alasan pergi***

1431 Kata

"Kamu yakin jadi TKW?" "Iya mas..." lelaki itu menghela nafas panjang. "Jadi kapan kamu akan berangkat ke Hong Kong?" ujar Beni saat mereka berdua memutuskan berjalan bersama kembali ke kamar masing-masing. "Tidak tau mas... Tapi kata pak Irfan tadi, visa dan yang lainnya semua sudah siap, tinggal keberangkatan saya saja." Beni mengangguk paham, menghentikan langkahnya menghadap Riana. "Ya sudah saya masuk dulu... Kamu juga buruan susul bang Bimo ke kamar, nanti dia cariin kamu." pamit Beni tersenyum tipis kemudian ia masuk ke dalam kamar yang disedikan untuknya. Riana menghela nafas panjang, ekspresi senyum bahagia yang dia tunjukan ke Beni tadi hanyalah formalitas. Pundaknya meluruh melangkahkan kakinya dengan berat sedikit menyeret ke arah kamarnya. Saat hendak membuka pintu kama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN