Kembali bersama

1365 Kata

Tuan Bimo pergi meninggalkan pesta tuan. "WHAT?" Irfan langsung beranjak dari duduknya saat sedang menjaga anaknya yang sakit terbaring di brankar, karena terkejut mendengar kabar dari anak buahnya. "Aoucth, sayang.... Sakiiiiit." ringisnya merasa perih dan panas di pinggangnya sebab Sarah mencubitnya dengan keras tanpa ampun. "Keluar, jangan berisik..!" Irfan langsung lari terbirit-b***t keluar dari dalam ruang rawat anaknya. "Kamu tau kemana perginya?" lanjut Irfan setelah sampai di area sepi taman rumah sakit. Maaf tuan, saya tidak tahu. ujar seseorang dari seberang yang diutus olehnya untuk menjaga Bimo. "Sudahlah... Mungkin dia ingin ke suatu tempat. Kamu tunggu sampai besok, bila belum ada kabar darinya tolong segera hubungi saya." Irfan menutup teleponnya lalu kembali masuk ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN