I see you

1360 Kata

Sudahlah pada akhirnya Bimo berangkat sendiri dari perusahaan menuju bandara. Tapi, setelah sampai tempat tujuan akan ada seseorang menjemput yaitu salah satu anak buah yang di perintahkan oleh Irfan untuk mendampinginya ke Macau. Karena malas berdebat, ia pun menyetujuhi ide gila sahabatnya itu, seolah dirinya bak seorang balita yang tak boleh jauh sedikitpun dalam radius lima meter pandangan dari sang bodyguard itu. Oh rasa-rasanya kepala Bimo mau pecah menanggapi sikap super ekstra posesif, yang boleh dianggap berperan sebagai istri keduanya itu. "Mari tuan." ujar lelaki berkulit hitam berwajah garang serta bertubuh tinggi besar, mungkin dia mantan petinju profesional. Bimo hanya mengangguk malas lantas masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan oleh orang suruhannya saat sampai di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN