Syakila mengusap pelipisnya untuk mengusir rasa sakit yang kini hinggap di kepalanya. Rasanya amat sakit karena beberapa hari ini ia kurang tidur dan kelelahan. Banyak pikiran dan tekanan batin karena Alvin yang belum berubah hingga detik ini. Masih saja terbangun di tengah malam untuk menerima panggilan dari Rachel. Tidak tahu bagaimana lagi caranya agar bisa selalu berpikir positif saat ini. Dengan Alvin yang memperlakukannya dengan baik sebagai seorang istri, dan tetap menjaga hubungan baik dengan Rachel. Bahkan kini hubungan mereka semakin dekat layaknya sepasang kekasih. Merajut dan terus memperdalam kisah yang telah usai, tentu saja pantas membuat Syakila cemburu dan menganggap dirinya hanyalah dimanfaatkan Alvin sebagai pemuas hasrat semata. Sekaligus mengukir luka yang terus me

