Melebihi dari kecepatan cahaya, Alvin segera menyeret Adara masuk ke kamar dan Syakila pun melanjutkan usahanya agar tidak ketahuan. Segera ia mengunci pintu agar tidak ada lagi orang yang melihat mereka bersama. "Astaga, astaga, ini Mama kok diseret-seret mirip kucing, sih? Kalian ini kenapa? Kok malah mirip orang yang lagi ketakutan saja? Ini mama kalian, lo bukan hantu," keluh Adara, yang diseret Alvin masuk ke kamar. Takut ada orang lain yang melihat keberadaannya di kamar dengan Syakila. Bagi Alvin bukan masalah jika ada yang melihat. Akan tetapi, bagi Syakila ceritanya lain lagi. Daripada mendapatkan omelan pedas dari Syakila untuk yang kesekian kalinya, lebih baik ia dimarahi Adara yang tidak akan pernah bisa marah-marah dalam waktu lama. "Tuh, menantu Mama. Tidak ingin ada yan

