Bab 34

1445 Kata

tidak tahu sejak kapan Alvin terbangun. Tertegun menatap Syakila, yang masih memejamkan matanya. Gadis itu tampak damai, tanpa ada lagi beban yang menghimpit. Setelah mengakui seluruh rasa yang dipendam selama ini. Menimbun dalam-dalam rasa cintanya dan bersembunyi dibalik kata kesal. Berpura-pura tidak merasakan getaran cinta di hatinya, dan mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa Alvin tidak akan pernah bisa dimiliki Meski demikian, kaburnya Rachel tetap tidak ada hubungan dengan perasaannya kepada Alvin. Murni karena ingin membantu Rachel sebagai sahabat, dan Syakila sudah mengakui itu semua kepada Alvin tadi malam. Dalam diam seraya menatap Syakila, Alvin mengingat kembali kenangan masa kecil mereka. Pertama kali ia dan Syakila bertemu. Kedua orang tua Syakila pindah ke komplek te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN