BAB 17

2154 Kata

Delya baru saja memarkirkan mobil miliknya, wanita itu langsung memasukan kendaraanya kedalam garasi yang ada dirumahnya. Dengan penuh semangat ia keluar dari dalam mobil, tentu saja karena wanita itu melihat tunangan tercintanya sudah menunggu di teras rumah, duduk di kursi rotan yang ada disana. Delya melangkah cepat karena sudah tak sabar menghampiri pria tersayangnya. “Mas, udah lama nunggu? Maaf ya, tadi lumayan macet jalanannya,” Ucap Delya seraya mencium punggung tangan calon suaminya itu. Yang dibalas dengan kecupan hangat di kening wanita itu. “Gak apa-apa, sayang. Yang penting kamu selamat sampe rumah, cape?” “Lumayan Mas, tapi udah hilang capenya kalo ketemu Mas,” “Gombal ya calon istriku.” Ujar Janu lalu membawa tubuh mungil tunangannya itu kedalam pelukannya. Melepas segal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN