Semua berjalan sesuai dengan apa yang Akira harapkan, ia tak pernah terbengkalau dalam pekerjaannya meskipun dirinya sedang hamil. Ia selalu berusaha untuk tetap kuat dan tetap konsisten dengan pekerjaannya, di tambah lagi, Marco yang begitu baik padanya dan mengerti dengan keadaan dirinya. “Akira, sepulang dari pertemuan dengan dengan client, aku ingin mengajak mu ke suatu tempat” ucap Marco yang sedang duduk di kursi kerajaannya, sementara Akira sedang duduk di hadapan Marco sambil membereskan file yang akan mereka bawa nantinya. “Jangan aneh-aneh, aku ini bukan anak gadis yang bisa kamu kencani, ingat keadaan ku sekarang, aku usedang mengandung dan aku belum menikah, jangan membuat ku berpikir kalau diri ku tidak layak untuk dekat dengan siapapun” ucap Akira. Sejak Marco mengetahui k

