Sudah dua hari berlalu sejak mereka pulang dari Bogor. Sejak hari itu juga Devan dirongrong mamanya untuk berkenalan dengan wanita yang ingin dikenalkan sang mama. Bukan apa-apa, Devan sudah berjanji untuk membahagiakan Akira. Masa dia harus mengingkari lagi janjinya dan membuat Akira sakit hati, pikirnya. "Ayolah Dev, sebentar aja. Mama gak enak sama mbak Riana. Udah janji lho," kata mamanya dengan wajah memelas. "Ma, tapi Devan baru aja menjalin hubungan ma" katanya dengan memohon. "Ya, tapi kan mama belum tahu calon kamu. Sekali aja ya. Kalau gak cocok, boleh deh kamu menolak" ujar Ratri. Devan menghembuskan napasnya dan akhirnya mengangguk. "Iyalah ma, sekali aja ya", katanya memohon dan diangguki oleh Ratri dengan binar yang cerah. "Sekali aja. Mama udah janji dan buat jadwal ket

