Akira masih menunggu antrian, ini kali pertama ia memeriksakan kandungannya setelah ia dinyatakan hamil oleh sang dokter. Awalnya ia tidak ingin memeriksakan kandungannya hari inim namun Marco selalu memaksa dirinya dan memberikannya cuti karena Marco takut terjadi apa-apa kepada kandungan Akira akibat perjalanan jauh kemarin. Bahkan, Marco meminta untuk menemani Akira ke dokter kandungan, namun Akira menolak karena ia tak ingin orang-orang berpikir yang tidak-tidak tentang mereka. Sayangnya, apa yang di pikirkan Akira justru berbeda dari apa yang terjadi. Ia justru menjadi bahan perbincangan ibu-ibu yang sedang menunggu antrian di sana karena hanya Akiralah yang tidak di dampingi suaminya. “Lihat dia, begitu menyedihkan ya? Dia sangat cantik, tapi sayangnya dia tidak di dampingin suami

