Enam puluh satu

1701 Kata

Puk… Satu pukulan mendarat di pipi Tristan, bahkan ia belum siap untuk itu sehingga ia terjatuh. Rian menatapnya dengan tatapan berapi-api, bahkan kini ia sudah sangat hilang kendali. “Berengsek, beraninya kau melakukan hal itu kepada Akira. Apakah ini yang Akira sebut pria baik-baik? Apakah ini yang Akira sebut pria setia? Bahkan untuk di panggil sebagai seorang priapun kau tak layak. Seharusnya sebagai seorang pria, kau menjaga Akira yang sudah tidak memiliki siapa-siapa selain kamu, wanita yang selalu berkata hanya memiliki kamu di dunia ini sebelum mengenal kami. Tapi pada kenyataannya, justru kaulah yang menyakiti dirinya, pria yang ia anggap sebagai pelindung dan sandarannya” teriak Rian kesal. “Di mana Mala, kenapa dia tak keluar juga? Apakah dia sudah tahu kalau kami adalah kel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN