Seratus lima belas

1504 Kata

Devan sempat memikirkan perkataan adiknya tapi dia juga gak bisa berburuk sangka kepada sang mama. Atau pun menuduh, entah mamanya memang sengaja atau sebaliknya. Tapi, Devan yakin sang mama tidak akan membuatnya menderita. Lelah memikirkan alasan sang mama yang ngotot untuk mengenalkannya dengan anak temannya yang katanya punya anak tapi gak ada suaminya, dia memilih tidur. Biar besok pagi dia bisa berpikir positif. Berbeda dengan Devan, kehidupan Tristan yang semula memang dibangun tidak baik-baik saja semakin berantakan. Kemarin mereka sempat berbaikan kembali, Alia bilang dia akan berubah, jadi Tristan mencoba membuat mereka nyaman lagi bagaimana pun kehidupan rumah tangga penuh dengan lika-liku, sebenarnya Tristan sudah mulai lelah. Tapi Alia kemarin mau diajak kerja sama. Ngobrol da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN