Delapan puluh lima

1154 Kata

Marco menatap Akira bingung, ia tak mengerti kenapa Akira tiba-tiba ambruk seperti ini sementara selama perjalanan bahkan setelah mereka tiba di sana Akira masih dalam keadaan baik-baik saja. “Akira, kau tidak apa-apa?” tanya Marco, namun nAkira tak menjawab, ia masih saja menatap dan meyakinkan pandangannya tentang siapa yang ada di hadapannya. “Ra, kalau kau tidak kuat kita pulang saja, aku akan membicarakan hal ini dengan client kita” ucap Marco lagi. “Tidak, aku baik-baik saja, mungkin karena terlalu grogi sampai-sampai aku sedikit gemetar. Sebaiknya kita lanjut kerjasama ini, karena ini sangat penting untuk kita” ucap Akira. Ingin rasanya Akira berlari dan pergi dari sana, meskipun ia berkata tidak apa-apa, namun pada kenyataannya hatinya berkata untuk pergi dari sana dan menuruti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN