SaD–44

1047 Kata

Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa kandunganku sudah masuk bulan ke lima. Perutku semakin buncit, tubuhku juga bertambah gempal saja. Selama kehamilanki ini, aku hanya tahu makan dan tidur saja. Bawaannya malas terus, dan lagi Bunda selalu memanjakanku. Selama aku cuti kuliah ini, aku tidak pernah keluar rumah, kecuali cek kandungan. Aku takut dengan pandangan orang-orang di sekitarku. Aku takut mereka berbicara yang tidak-tidak tentang bayi yang aku kandung. Sebenarnya aku tidak peduli dengan apa yang mereka bicarakan kalaupun terjadi, aku hanya tidak ingin membuat Bunda kepikiran dan berujung sakit. Karena selama ini bunda selalu berpikir berat tentang apa yang aku alami. Jadi aku mencegah hal yang sama terjadi lagi, tak apa hanya di rumah saja. Aku bisa mengundang Yuna untuk datan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN