SaD–43

1025 Kata

Dekorasi mewah nampak menyilaukan mata para tamu undangan. Mereka terkagum-kagum dengan acara yang digelar malam ini oleh tuan rumah. Betapa mewahnya, padahal ini baru sebuah acara tunangan. Bagaimana nanti ketika acara pernikahan digelar? Acara sudah dimulai sejak sepuluh menit yang lalu, tapi pembaca acara masih bersenda gurau dengan tamu undangan. Juga masih ada penampilan-penampilan artis ternama yang diundang untuk tampil sebagai pembuka acara. "Sam, bisa tidak kamu senyum dikit?" Pinta Ratih ketika melihat Sam yang tidak pernah menampilkan senyumnya sedikitpun. Padahal malam ini ia dan Raisa akan bertunangan. "Sam," panggil Ratih ketika tidak mendapat tanggapan dari Sam. "Sam! Denger Mama gak, sih?" Sam menoleh ke arah Mamanya dan menatapnya datar. "Apa, Ma?" "Senyum, Sam. Mala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN