“Yah, bukannya tidak kenal kan, kami kan sudah dikenalkan 2 hari yang lalu,” jawab Vienna beralasan. Tapi senyuman Lisa seperti mengkonfirmasi pertanyaannya. “Jadi bagaimana...bagaimana rasanya berciuman dengan pria setampan itu?” tanya Lisa penasaran. “Oh rasanya luar biasa, hatiku mau meledak dan lututku seakan meleleh, aku ingin melemparkan tubuhku kepadanya, berada di dalam pelukannya terasa nyaman sekali!” pekik Vienna dalam hati, tapi dia menahan semua kata-kata itu dalam hatinya. “Kami tidak berciuman,” ucapnya berbohong lagi. Lisa terlihat sangsi tapi tidak mengatakan apa-apa lagi. “Tendanganku kecelakaan. Aku tidak sengaja, karena itu aku merasa bertanggung jawab, kemarin juga hujan badaikan, karena itu aku terpaksa mengijinkan dia menginap.” Vienna menjelaskan dengan menekan

