"Andai saja aku tak pernah hadir di kehidupannya, mengisi hari-harinya, menemani setiap waktunya, akankah ia tetap tertawa dan berbahagia seperti saat ia belum bertemu denganku?" *** Uncle Shawn menatapku dan Kent dengan tatapan marah. Kent segera membalikkan sepedanya untuk pergi dari panti ketika langkah Uncle Shawn semakin mendekati kami, namun Uncle Shawn segera berlari dan menarik sepeda Kent sehingga aku dan Kent terjatuh. Sepeda itu diangkatnya, kemudian dilempar entah kemana hingga rusak. Aku menatap uncle dengan gemetar. Sekujur badanku kaku dan tak bisa bergerak. Pikiranku melayang ketika paman hendak melakukan hal tidak senonoh kepadaku dan semakin membuatku lemas. Uncle segera menarikku untuk bangun dengan kasar. Aku ingin sekali memberontak, namun rasa takut membuatku ta

