"Ketika bunga itu merunduk menatap tanah dan mematikan tanaman yang ada di sekitarnya, bisakah aku membuatnya kembali menghadap kepada matahari lagi?" *** Canis Pagi itu panti benar-benar sepi. Hanya ada aku dan Bunda Tita di ruang tamu yang sedang berbicara dengan para donatur panti. Ya, saat ini aku berada di panti asuhan yang dipegang oleh Bunda Tita karena takut untuk pulang ke rumah dan bertemu dengan Uncle Shawn. Mungkin ini adalah keputusan gilaku, namun rasa takutku bertemu dengan Uncle Shawn membuatku membulatkan tekad untuk ikut bersama Bunda Tita dan Kent ke panti asuhan. Aku hanya ingin menjauh dari sesuatu yang membuatku trauma supaya aku tidak akan terjatuh lagi. Aku bangun dari posisi tidurku. Panti yang sepi entah mengapa jauh lebih menenangkan dibanding dengan keadaan

