Chapter 18 - Fall Apart

2429 Kata

"Ketika kata tak lagi dapat menggambarkan rasa sakit yang ku alami, harus dengan apa lagikah ku teriakkan semua sakit yang memelukku dengan erat?" *** Canis Aku membuka mataku perlahan. Aroma obat menguar dan merasuki indra penciumanku dalam sekejap. Butuh beberapa detik untukku supaya bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar sebelum akhirnya aku menyadari bahwa aku berada di rumah sakit dan waktu sudah menunjukkan sore hari. Baru saja aku akan bangkit dari posisi berbaringku, tangan yang sangat familiar bagiku menahan supaya aku tidak memaksakan diri untuk bangun jika masih belum sepenuhnya pulih. Ku lihat Kent yang menatapku dengan khawatir sekaligus lega di sampingku. Aku tersenyum kecil. Lagi-lagi ia yang menjadi penolong bagiku di kala aku membutuhkan seperti ini. Orang yang sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN