"Nyatanya memang tidak ada lagi kesempatan untuk mencinta bagiku. Yang bisa ku lakukan sekarang hanya mundur teratur tanpa pernah merasakan lagi yang namanya indahnya rasa mencinta dan dicintai oleh siapa pun," *** Bara Sikap Canis semakin lama semakin dingin kepadaku dan Adit. Bukan hanya dingin, namun lebih dingin daripada sebelumnya. Padahal sebelumnya kami hampir berhasil melelehkan es kutub yang Canis bangun untuk kami, namun karena satu kejadian di luar pengawasan kami, gadis itu kembali menjadi seperti dulu dan lepas dari genggaman. Aku merutuk kesal. Kenapa setiap kali ia berhasil mendekat selangkah demi selangkah menuju ke arahku, selalu saja ada hal yang menghalangi dan menjauhkan kami. Apa seharusnya aku tidak membantu Canis untuk membersihkan meja waktu itu sehingga Sarah da

