Chapter 25 - School Life

2540 Kata

"Meskipun aku jarang mendapati sosok ibu di sisiku, namun aku tidak perlu merasa kesepian karena aku dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangiku dengan tulus," *** Aku terbangun jam lima pagi oleh deringan alarm weker yang ku pasang. Sudah tiga hari ibu pergi ke Bali dan kemarin telah mengabariku bahwa ia baik-baik saja sekaligus meminta maaf karena tidak sempat mengabari ketika sampai. Setidaknya, aku dapat bernafas lega mengingat keadaan ibu yang baik-baik saja disana dan bisa menjalani aktifitas seperti biasa tanpa adanya fikiran negatif yang mengganggu. Aku menghela nafas panjang untuk mengumpulkan kesadaranku, kemudian segera bangun dan mandi untuk bersiap-siap sekolah. Baru saja ku buka pintu, Mbak Minah menyodorkanku handuk serta peralatan mandi, kemudian kembali ke dapur unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN