Chapter 28 - Gadis Kecil dengan Derai Air Mata

2590 Kata

"Ketika air mata jatuh dari kedua pelupuk matanya, entah kenapa perasaanku tergerak untuk mendekatinya, meskipun ia mendorongku menjauh dan menutup diri dari uluran tangan yang ku berikan," *** Pagi ini tampak mendung. Gerimis membasahi bumi sejauh mata memandang. Hari ini adalah hari Sabtu dimana aku libur sekolah. Rencananya, ibu akan membawaku pergi ke sebuah taman di sebuah desa dekat Sungai Cikeas sekaligus bertemu dengan rekan bisnisnya. Kata ibu, ada penjual gulali yang terkenal enak dekat sana dari semenjak ibu melakukan penelitian saat kuliah. Satu bulan berada disana dan merasakan gulali itu adalah kenikmatan surgawi, kata ibu semalam ketika menceritakan betapa enak dan berbedanya komposisi gulali disana dengan gulali lain yang dirasakannya. Aku menatap mendung yang semakin la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN