Bab 16. Penyesalan Rangga, Kebahagiaan Shaka

1227 Kata

Renata langsung menghubungi Asri, meminta security yang berjaga di depan butiknya menyeret Rangga secara paksa. "Sekuat tenaga, aku tidak akan menyetujui permintaan kamu!" Pekik Rangga. "Oh, ya? Kita lihat saja nanti! Seharusnya, kamu itu sadar. Kamu yang membuat aku menggugat cerai kamu. Keinginan kamu 'kan sudah terwujud, untuk apalagi mempertahankan wanita mandul ini? Bukannya kamu ingin memiliki keturunan?" Rangga terpaksa diusir secara paksa. Renata sudah tidak peduli. Tekadnya sudah bulat ingin bercerai. Dia berusaha terlihat kuat di depan Rangga. Padahal, dalam hatinya dia begitu rapuh. Shaka memilih mendiamkan Renata, yang berusaha mengatur perasaan hatinya. Setelah Rangga berhasil dibawa paksa keluar, Renata meneteskan air matanya. Shaka mencoba mengerti perasaan Renata. Pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN