Renata memilih pergi ke Bali untuk menenangkan diri. Pikirannya benar-benar kacau saat itu. Sesampainya di Hotel, dia memilih ke Pantai untuk menenangkan diri. Renata sudah duduk di tepi pantai menutup wajahnya dengan tangannya. Berharap, semua ini hanyalah sebuah mimpi buruk untuknya. Berbeda halnya dengan perasaan Renata yang begitu hancur, Shaka justru tersenyum bahagia. Mungkin, ini rencana Tuhan untuknya. Inilah saat-saat yang dia nantikan, Renata berpisah dari suaminya. "Akhirnya, keberuntungan berpihak padaku. Sebentar lagi ku pastikan kamu akan menjadi milikku," kata Shaka dalam hati. Aldo hanya geleng-geleng kepala, melihat ekspresi wajah Shaka yang terlihat bahagia. Dia tahu apa yang sedang dipikirkan bosnya itu. Pasti bosnya sedang merencanakan sesuatu, untuk mendekati Ren

