TSURAYYA -70-

3820 Kata

Segala cara kulakukan supaya rasa nyaman bisa kudapatkan. Mulai dengan bermain di atas gymball, berendam di bathtub dan hingga berkali-kali jongkok untuk meredam rasa sakit karena kontraksi yang melanda. Aku pun terpaksa mematikan ponsel karena merasa tambah emosi dengan semua ocehan Athaya. Aku tahu aku salah. Apa yang kulakukan hanya akan membuatnya semakin khawatir. Tapi, aku memang butuh ketenangan. Mematikan ponsel pun menjadi pilihanku. Tiba-tiba, aku dibuat kaget dengan kedatangan Mama di kamarku. Mama terlihat sangat khawatir dengan ponsel yang masih ada di genggamannya. “Mama udah di kamar Ayya, Athaya.” Samar kudengar Mama tengah berbicara dengan seseorang di sambungan telepon. Mama pun segera mendudukkan diri di sebelahku. “Ayya ... kenapa nggak bilang Mama kalo Ayya udah ker

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN