Lelaki tinggi dan tampan itu masih berada di belakang kerumuman para mahasiswa. Dia merasa kesulitan untuk menerobos keramaian itu. Dia penasaran dengan apa yang terjadi di depannya maka dia mencolek salah satu mahasiswa yang ada di depannya. “Permisi! Sebenarnya ada apa ini sampai kalian begitu ramai dan berisik di pagi hari ini?” tanya lelaki itu. “Eh, Pak Zidan. Selamat pagi Pak!,” sapa mahasiswa tersebut. “Iya selamat pagi, ada apa ramai-ramai begini?” tanyanya lagi. “Itu Pak kampus kita kedatangan seorang aktris,” jawab si mahasiswa itu. “Aktrist?” Zidan heran. Zidan pun melihat ke arah depan dan dia melihat sosok Yocelyn. Setelah melihat Yocelyn dia pun bersikap biasa saja tidak seperti para mahasiswa-mahasiswa yang ada di depannya. Zidan pun terus melangkah ke lantai dua ka

