Klien Baru

1001 Kata

"Masuk!" Ghibran berteriak menyahuti ketika suara ketukan pintu menggema di ruangan. Hal itu cukup mengganggu konsentrasinya saat sedang bekerja memeriksa beberapa laporan penting yang dikirim melalui e-mail. Dia menoleh saat Daffa masuk ke ruangan. Tatapannya datar dengan dahi yang sedikit mengkerut, seolah-olah merasa heran akan kemunculan sang asistennya itu. "Ada apa, Daf?" tanyanya seraya memasang ekspresi penasaran. Kini Daffa sudah berdiri di depan meja kerja Ghibran dengan kedua tangan yang berpegangan di depan, tepat di bawah pusar. "Maaf mengganggu, Pak. Saya hanya ingin menyampaikan kalau klien baru yang menggantikan Pak David, tiba-tiba membatalkan pertemuan sore ini, Pak," ujar Daffa memberi tahu. "Loh, kenapa?" Ghibran terbelalak. Raut kecewa terlihat jelas di w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN