Diam Seribu Bahasa

1315 Kata

"Berarti hati kamu yang enggak baik, berprasangka buruk mulu sama orang," celetuk Yasmin kemudian. "Udah pinter jawab, ya, sekarang?" Tatapan Ghibran menghunus tajam, hingga membuat Yasmin sedikit menciut. "Jadi, mau pulang atau enggak?" tanya Yasmin berusaha mengalihkan topik pembicaraan. "Gara-gara kamu, pulang jadi telat!" Ghibran kembali melangkahkan kaki menuju mobil yang masih berada di tempat yang sama seperti sebelumnya. Dia tampak membukakan pintu untuk Yasmin. Meskipun dalam keadaan geram seperti itu, nyatanya dia masih bisa bersikap manis dan menunjukkan perhatian kecil terhadap sang istri. Entah itu akan membuat Yasmin tersadar atau tidak, yang jelas dia senang melakukan hal-hal kecil seperti itu, meski sang istri kerap kali menolak perlakuannya. "Makasih," ucap Yasmi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN