Meeting

1138 Kata

Meskipun dalam suasana hati yang masih kesal, nyatanya Ghibran terpaksa harus tetap bersikap profesional. Kini dia sudah berada di ruangan meeting, duduk berhadapan dengan Lily. Hening beberapa saat mendominasi suasana di ruangan itu. Ghibran dan Lily tampak beradu pandang, saling melempar tatapan yang jelas memiliki makna yang berbeda. Jika Lily melempar tatapan senang, Ghibran justru sebaliknya. Berada di ruangan itu saja dia sangat terpaksa. Kalau bukan karena sudah terlanjur terikat kontrak dengan David, tentu dia tidak akan bersedia menemui Lily, meskipun hanya sebagai rekan bisnis. Sementara itu, Daffa yang turut hadir di ruang meeting, tampak menatap Ghibran dan Lily secara bergantian. Ah, suasana pagi ini terlalu menegangkan baginya. Bahkan dia tidak berani untuk membuka suar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN