?? ~happy shock~ Langkah-langkah kaki yang terburu terdengar di sepanjang koridor lorong lobby IGD. Karena banyaknya yang datang, sebagian ditahan petugas satpam di koridor. "Maaf Bu, di sini tidak bisa terlalu banyak orang dan baiknya tidak bergerombol. Silahkan, bapak dan ibu menunggu di koridor." Satpam itu mengangguk sopan setelah sebagian dari orang-orang itu cukup tahu menahan diri. "Mama sama Papa aja duluan," ujar Dee saat suster bertanya. Dee sesekali melongokkan kepalanya ke ruang IGD. Juna menyadari keresahan isterinya. Dia menarik tangan Dee dan menggenggamnya, sekedar memberi ketenangan. Juna tahu sesayang apa Dee pada Darrel. Walau mereka selalu terdengar ribut dan Darrel yang tukang suruh-suruh tak jelas. Atau Dee yang kelewat manja padanya. Namun tak menampik nyata

