Gerombolan dokter beramai-ramai pergi ke ruang operasi, memperhatikan atasan mereka yang melakukan operasi sulit di dalam. Mereka membawa notebook dan bolpen kecil di tangan mereka, mencatat hal yang penting dan terus memperhatikan jalan nya operasi. Beberapa di antara mereka menahan napas saat darah pasien terciprat ke wajah dokter yang memimpin operasi, di susul dengan tekanan darah pasien yang menurun. Situasi di dalam ruang operasi menjadi tegang, dokter meminta menambahkan dosis suntikan untuk menaikkan tekanan darah pasien. Perawat yang berjaga di sana menghapus keringat dokter sebelum dia melanjutkan operasi nya. Andri –dokter pemimpin operasi- menyerngitkan alis nya, tangan nya yang memegang gunting medis bergetar. Dia tidak bisa melihat apapun, d**a pasien yang dia bedah sudah te

