Chapter 28

2043 Kata

Nanda tertidur. Mungkin karena terlalu lama menunggu Raga. Dia memejamkan mata nya tanpa beban, tidak peduli jika sinar matahari menusuk mata nya, Nanda tidak menutupi wajah nya dengan apapun. Raga duduk di samping nya. Menaruh dua plastik di dekat tas, lalu memperhatikan wajah Nanda. Nanda cantik. Raga mengakui nya dari awal pertemuan mereka. Nanda juga baik. Terbukti dari sikap nya yang tidak pernah berhenti untuk mengawasi Tsuki. Nanda cengeng. Dia selalu menangis untuk hal yang tidak perlu. Lalu tertawa paling keras mendengar candaan garing yang Rega lontarkan. Nanda terlalu random. Selama setahun mengenalnya, Raga masih sulit untuk mengetahui apa yang dia pikirkan. Saat Raga sudah pasti dengan keputusan final Nanda, dan saat itu juga apa yang Nanda lakukan berbeda dengan apa yang di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN