Selama acara tasyakuran Akbar dan Gista bersikap seperti layaknya suami isteri yang harmonis. Akbar selalu menunjukkan sisi romantisnya dihadapan keluarga Gista. Sampai semua orang merasa iri terhadap sikap Akbar. Dan setelah selesai acara Gista mebantu mamanya untuk berberes. Ketika dia sedang membereskan piring kotor, mamanya mendekat. Sambil mengulas senyum padanya. Gista yang merasa risih pun bertanya pada sang mama. “ Mama kenapa sih ngliatin Gista seperti itu. Emangnya ada yang salaj sama Gista ya.” Tanya Gista sambil menatapi dirinya sendiri. “ Mama perhatiin sekarang hubungan kamu sama Akbar semakin membaik ya. Mama bahagia ngliatnya.” Jawab Akbar. Gista sedikit sedih mendengarnya, ternyata akting mereka berdua berhasil mengelabui semua orang termasuk kedua orang tuanya. “ Bias

