Arga terus membolak-balikkan ponselnya. Hatinya merasa sedikit tidak tenang, setelah mendengar cerita dari mamahnya mengenai masalah Adrian. Bella yang melihat Arga melamun sambil memegang ponselnya, mulai mendekati suaminya itu. "Sayang," panggil Bella, mengusap pelan belakang Arga. "Eh, kamu sayang! Ada apa, hem?" tanya Arga, berpaling menghadap Bella. "Kamu kenapa? Sepertinya, lagi banyak pikiran?" tanya Bella. "Hem, ya begitulah! Mamah tadi meneleponku. Mamah menceritakan masalah kak Adrian dan mbak Sofia yang kini sudah semakin rumit," Cerita Arga. "Rumit kenapa? Lalu, kenapa kamu yang terlihat begitu sangat sedih?" Bella terus mencecar Arga dengan banyak sekali pertanyaan. "Ya, tentu saja sedih sayang. Mamah bilang, mereka sebentar lagi akan segera bercerai. Aku hanya kasihan

