89 (Surat Cerai)

1241 Kata

Adrian beberapa kali memanggil Sofia di depan pintu rumah. Namun, yang dipanggil tidak kunjung menampakan batang hidungnya. Merasa jengah, Adrian memutuskan untuk menghubungi Sofia melalui panggilan telepon. "Ayo, angkat!" geram Adrian, yang sudah beberapa kali mencoba menelepon Sofia tapi tidak kunjung dijawab. "Apa yang diangkat?" tanya Sofia dari arah belakang. Mendengar suara yang sangat familiar di telinganya. Adrian, langsung menoleh ke asal suara. Dilihatnya di depan matanya, seorang wanita yang biasanya hanya berpakaian rumahan. Kini, berdiri tegap dengan pakaian kantor yang rapi dan tentu saja cantik. "Apa yang diangkat?" tanya Sofia mengulangi pertanyaannya, dengan masih berdiri tegap di hadapan Adrian. "Kamu! Dari mana saja kamu Sofia?" tanya Adrian heran, sekaligus kagum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN