91 (Bersyukur)

1046 Kata

Mendengar penjelasan mamah Lidya. Arga dan kakaknya Satria hanya bisa mengangguk setuju saja. "Nah, karena kalian berempat kebetulan berkumpul disini. Bagaimana kita mengundang Sofia sekalian, untuk makan-makan di rumah ini?" tanya Mamah Lidya. "Mamah atur saja. Papah mau mengajak Arga dan Satria dulu ke ruangan kerja Papah. Ada yang mau Papah bicarakan, masalah bisnis yang akan Sofia urus nantinya." sahut Papah Jaya. "Baiklah. Kalau begitu, Mamah mau ambil ponsel Mamah dulu ke kamar. Desy, Bella, kalian tunggu disini saja! Mamah ke kamar sebentar." ucap Mamah Lidya, bergegas menuju kamarnya. Sedangkan Arga, Satria dan Papah Jaya kini sedang melangkah menuju ruang kerja Papah Jaya. Desy segera mendekati adik iparnya, Bella. "Bell, kasihan sekali ya, mbak Sofia?" tanya Desy, membuka o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN