"Baiklah. Ibu Oza boleh memecat saya, asalkan Ibu memberi saya alasan kenapa saya dipecat," pinta Ragana. Jika ia merasa telah melakukan kesalahan. Maka, ia akan menerimanya baik-baik dan langsung angkat kaki dari rumah itu. Namun sayangnya, ia tidak merasa melakukan kesalahan apa pun. Jadi, untuk apa ia menuruti perintah Ozawara? "Tidak ada alasan. Pokoknya, sekali aku bilang kau dipecat, itu artinya kau dipecat. Jadi, lebih baik kau cepat pergi dari sini sebelum aku mengusirmu dan menyeretmu keluar," balas Ozawara dingin. Ia tidak bisa terus-menerus melihat putrinya dan Ragana menjadi semakin dekat. Rasanya seperti, tidak lama lagi ia akan berpisah dengan putrinya. "Maaf, Bu, saya tidak bisa melakukannya. Saya akan keluar dari rumah ini, setelah Ibu Oza memberi saya satu alasan saja

