0.96

1503 Kata

Erlanda yang baru kembali dari kamarnya menuju meja makan mendengar apa yang dikatakan Choki, membuatnya berdehem. Choki memang tak bisa dibiarkan mulutnya yang asal ceplas ceplos itu bisa menganggu ketentraman hidup Erlanda. “Ehem” dehem Erlanda cukup keras membuat semuanya menatapnya tak terkecuali Choki yang hanya bisa tersenyum lebar. “Eh ini anak ibunya udah datang” ejek Choki kepada Erlanda Choki memang selalu berani mengatakan apapun kepada Erlanda tanpa melihat bagaimana kondisi Erlanda mood atau tidak yang penting ada kesempatan ia akan langsung menyerang Erlanda dengan candaannya. Erlanda ingin memukul kepala Choki melemparnya sejauh mungkin jika bisa ia akan melempar Choki ke planet mars yang sudah keluar dari planet yang diakui. “Lo mau gue lempar ke mars?” tanya Erlanda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN