“Bercanda lo kelewatan” “Iya bercandanya aja yang kelewatan giliran diajak serius lo nya nggak mau” *** Skakmat!!!! Bagi Erlanda lagi dan lagi diriku mengatakan hal-hal yang membuatnya mati kutu. Masa bodoh dia akan menganggapku perempuan seperti apa yang penting aku sudah berusaha mengodenya. Walaupun dia milik orang lain dan itu Divandra, aku seperti tak ikhlas saja jika Divandra yang memenangkan hati Erlanda, jelas-jelas ia bukan perempuan yang baik bagi Erlanda karena hanya akulah yang terbaik HAHAHA Tawaku terdengar seperti iblis *** Akhirnya setelah kejadian remote itu aku dan Erlanda hanya duduk menonton televisi karena acaranya sangat tidak aku sukai membuatku mengantuk dan akhirnya aku tertidur di tempat aku duduk. Setengah jam kemudian Erlanda tak mendengar celoteha

