0.74

1006 Kata

Choki berjalan memasuki toko buku yang dimasuki oleh Keyla dan Tylisia sambil menyesap minumannnya. Baru saja Choki melangkahkan kakinya ke dalam, tiba-tiba seorang pegawai toko buku itu mencegatnya. Pegawai itu adalah pegawai yang sama dengan yang ditemui Keyla dan Tylisia. Kalian ingat bagaimana ekspresi pegawai iu, yap. Tak ada yang berubah dari ekspresi si pegawai, jutek dan galak. “Maaf tidak boleh membawa minuman” ucapnya ketus dan tidak sopan. Membuat Choki tak terima dengan ucapan pegawai itu, ia tahu bahwa apa yang dikatakan si pegawai memang benar tapi tak seharusnya si pegawai berbicara dengan nada seperti itu. “Biasa aja bisa nggak mbak, nggak usah ketus” bukan Choki namanya jika hanya diam di perlakukan seperti itu. “Ya saya cuman mengingatkan mas” balas pegawai itu se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN