Bab 46

1015 Kata

Aku memeluk Bunda dengan sangat erat di kursi kolam renang. Aku begitu kaget dengan semua penjelasan Bunda mengenai posko KKN-ku, rumah yang menurut Bunda banyak hal-hal yang membuatnya tidak nyaman bahkan dari jarak beberapa meter hingga beliau tak ingin memasuki daerah itu lagi. Bundaku memang orang yang paling sensitive dengan tempat-tempat yang angker. Bunda akan dengan cepat merasakan semuanya, merasakan setiap mankhluk yang tak kasat mata yang ada di sekitarnya. Bunda membelai rambut panjangku dengan begitu lembut dan penuh kasih sayang. Beliau memberiku beberapa wejangan yang harus aku lakukan selama di sana. Ya, terpaksa aku harus tetap di sana karena aku tak mungkin pulang sebelum KKN selesai. Memang dengan menggunakan nama Budhe aku dapat keluar dari posko kapan pun, tapi aku ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN