Forever Mine

1886 Kata

"Duh taroh di mana,ya?" "Dir, Lo lagi apa sih. Kok sampe jongkok gitu?!" Ghea tanpa sadar terus mengikuti gerakan Dirga. Dari jongkok sampai memasukkan kepalanya ke laci meja kelas. Untung gak kejepit, bisa repot kalau sampai gak ke luar lagi. "Eh, Ghe. Bantu gue cari dong!" Dirga memerintah tanpa menoleh ke Ghea. Dia sudah terlalu hafal sama suara Ghea secara selalu hadir dalam tiap mimpinya. Ghea mencibik gak senang, iya bantu cari, masalahnya apa yang dicari Dirga gak bilang. Gimana mau cepet ketemu! "Duh di mana,ya taroh,ya?" Dirga bergumam frustasi sembari menggaruk kepala. Ghea menyimpulkan barang itu penting untuk Dirga, jadi dia memutuskan membantu Dirga. Tapi Ghea gengsi mau tanya, akhirnya Ghea ikut-ikutan cari. Yah, paling-palingan pulpen jatuh. "Udah nemu, Ghe?" Dirga m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN