Tidak Mengharapkan Kehadiran

1505 Kata

"Oh, ya sudah Mas, Nggak apa-apa. Aku hanya khawatir takut kamu kenapa-kenapa," Qenna menarik napas lega setelah mendengar alasan di balik ponsel mati sang suami. "Qiara sedang apa dia?" tanya Armand."Bagaimana keadaannya sekarang?" "Dia tidur, Mas. Kalau keadaan sudah membaik. Tinggal proses penyembuhan saat ini," Qenna melirik sang anak yang masih terbaring di atas ranjang rawat. Ruang VIP yang di pilihkan oleh Rafa, membuat Qenna juga bisa membaringkan tubuhnya di tempat tidur yang telah di sediakan di kamar rawat Qiara. Ia bisa membaringkan tubuhnya juga selama anaknya dalam terlelap malam. "Titip salam padanya. Ya sudah, kamu istirahat. Ini sudah malam, jaga kesehatan kamu juga, sayang," titahnya pada sang istri, Armand tidak mau melihat orang-orang yang di sayangnya jatuh sakit.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN