Sepanjang perjalanannya menaiki bus, Qenna hanya membuang pandangan jauh ke jalan raya. Sorotan matanya tampak kosong, di sertai raut wajah sendu melingkupi kegusaran hatinya saat ini. Setelah datang ke kantor, dan memberikan surat risentnya menitipkan pada Citra. Qenna langsung menaiki bus di halte. Citra sempat bersedih atas berhentinya Qenna. Rekan kerjanya itu sempat menanyakan kemana Qenna? Alasan kenapa risent dari pekerjaan. Namun, jawaban Qenna hanya memberikan jawaban yang kurang puas bagi Citra. Memaksa pun percuma, Qenna tidak akan memberitahu kemana dan apa alasan dia berhenti dari pekerjaan. Satu kota yang akan di kunjungi Qenna. Setelah ia mengontak orang yang akan di temui di sana nanti. Melalui sosmed, dan Qenna mendapatkan nomornya. Berawal dari utusan kerja dari direktu

