Aku Hamil Anakmu

2067 Kata

Pagi ini, Qenna telah bersiap-siap untuk pergi menemui Rafa. Ia akan mengatakan bahwa perceraian mereka tidak saha. Sebab, Qenna tengah hamil anaknya. Qenna berdiri di depan cermin. Menatap dirinya yang tampak pucat. Manik matanya menuruni tubuh, sehingga sampai pada perutnya yang datar. Mungkin beberapa bulan ke depan, perut yang langsing itu akan terus membesar sampai tiba di 40 minggu kehamilan. Setelah waktunya tiba, ia akan mendengarkan tangisan bayi, merawat dan siap bergadang ketika malam tiba. Dunianya akan di sibukkan membesarkan seorang anak. Tanpa ada sosok suami yang membantunya. Saru hal yang di harapkan Qenna, mungkin hubungannya dengan Rafa tidak akan bisa lagi membaik. Tidak akan ada kesempatan ke dua bagi Rafa. Tetapi, Qenna hanya ingin anak yang ia kandung itu mendapat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN